Peran Komunikasi Interpersonal Dan Budaya Organisasi Dalam Manajemen Konflik Di Tempat Kerja Era Digital
Kata Kunci:
Budaya organisasi, komunikasi interpersonal, manajemen konflik, tempat kerja, era digitalAbstrak
Penelitian ini mengkaji peran komunikasi interpersonal dan budaya organisasi dalam pengelolaan konflik di tempat kerja pada era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang mengutamakan empati, keterbukaan, dan umpan balik langsung efektif mengurangi kesalahpahaman dan mempercepat penyelesaian konflik. Budaya organisasi yang inklusif dan adaptif juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Meskipun teknologi digital mempercepat komunikasi, potensi miskomunikasi meningkat sehingga membutuhkan pengelolaan strategis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis tentang pentingnya empati dalam komunikasi interpersonal serta panduan praktis bagi organisasi dalam membangun budaya kerja yang mendukung kolaborasi, inovasi, dan adaptasi. Keterbatasan penelitian terletak pada cakupan responden yang terbatas dan kurang mendalami dampak teknologi tertentu. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas cakupan sektor dan mengeksplorasi peran teknologi komunikasi digital secara mendalam.
Referensi
Bondarouk, T., & Brewster, C. (2016). Conceptualising the future of HRM and technology research. *The International Journal of Human Resource Management, 27*(21), 2652–2671. https://doi.org/10.1080/09585192.2016.1232296
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. *Qualitative Research Journal, 9*(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027
Cameron, K. S., & Quinn, R. E. (2011). *Diagnosing and changing organizational culture: Based on the competing values framework* (3rd ed.). Jossey-Bass.
DeVito, J. A. (2016). *The interpersonal communication book* (14th ed.). Pearson.
Goleman, D., Boyatzis, R., & McKee, A. (2013). *Primal leadership: Unleashing the power of emotional intelligence*. Harvard Business Review Press.
Gren, L. (2019). The links between agile practices, interpersonal conflict, and perceived productivity. *arXiv*. https://doi.org/10.48550/arXiv.1904.05843
Hasibuan, M. S. P. (2019). *Manajemen sumber daya manusia* (Edisi revisi). Bumi Aksara.
Leonardi, P. M. (2021). COVID-19 and the new technologies of organizing: Digital exhaust, digital footprints, and artificial intelligence in the wake of remote work. *Administrative Science Quarterly, 66*(4), 1–9. https://doi.org/10.1177/00018392211015918
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). *Qualitative data analysis: A methods sourcebook* (3rd ed.). SAGE Publications.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). *Organizational behavior* (17th ed.). Pearson Education.
Schein, E. H., & Schein, P. A. (2021). *Organizational culture and leadership* (5th ed.). Wiley.
Stone, D. L., Deadrick, D. L., Lukaszewski, K. M., & Johnson, R. (2015). The influence of technology on the future of human resource management. *Human Resource Management Review, 25*(2), 216–231. https://doi.org/10.1016/j.hrmr.2015.01.002
Sugiyono. (2018). *Metode penelitian kualitatif*. Alfabeta.
Tsalits, A. H., & Kismono, G. (2019). Organizational culture types and individual readiness for change: Evidence from Indonesia. *Diponegoro International Journal of Business, 2*(2), 86–95. https://doi.org/10.14710/dijb.2.2.2019.86-95


